KETIKA KUKIRA AKU ISTIMEWA
FIESRA BESARI Puisi Ketika Kukira Aku Istimewa
Cari Puisi Lainnya di LAGULOELAGUE Puisi
Ketika Kukira Aku Istimewa - Puisi
by: Fiersa Besari
Ku kira hanya untukku dirimu
Ternyata kau terbagi ke segala penjuru
Sporadis memberi angin surga kepada kawanan pemangsa
Masih kurangkah telinga ini mendengar keluh kesahmu?
Masih kurangkah telinga ini mendengar keluh kesahmu?
Belum cukupkah waktuku untuk membalas semua aduanmu?
Jika aku yang kau rasa menenagkanmu
Lantas mengapa ia yang menenangkanmu?
Siapa gerangan dirinya?
Siapa gerangan dirinya?
Darimana datangnya?
Mengapa aku tidak melihatnya datang?
Tampaknya terlalu rapi kau sembunyikan musuhku di dalam selimutmu
Siapapun yang berusaha merenggutmu
Siapapun yang berusaha merenggutmu
Akan ku anggap musuhku
Jadi selama ini, saat aku berharap
Mungkin saja kau dan dirinya sedang bermalam mingguan
Saat aku terbuai,
Saat aku terbuai,
Mungkin saja kalian sedang bergandengan tangan
Saat aku hendak membantu masalah masalahmu
Sudah ada dirinya yang menjadi ksatria untukmu
Sudah ada dirinya yang menjadi ksatria untukmu
Bravo! Luar biasa
Dan kalah sebelum berperang adalah perasaan yang sangat menyebalkan
Hari ini mau tak mau
Harus ku pakai lagi topeng senyumku
Kusimpan lagi perasaanku rapat rapat
Selamat kataku
Padahal bara membakar hati
Sembari hangus aku terus mengutuk diri sendiri
Wahai kau yang berjubah api
Puaskah kau menjadikanku arang?
Sebenar benarnya cemburu yang menyakitkan adalah cemburu pada seseorang yang tidak peduli akan perasaan kita
Namun, ini bukan salahmu. Sungguh.
Memang aku saja yang tidak pernah cukup berani untuk menjabarkan apa yang sepatutnya kau ketahui
Selamat ulangku, dengan penuh kemunafikan.
Padahal diam diam ku doakan dia mati saja
Kau tersenyum
Matamu berbinar
Entah lugu atau pura pura tak mengerti apa yang ku pendam
Dan aku yang bodoh ini terkunci rapat rapat di dalam labirinmu
Tak tahu jalan keluar
Secara terselubung kususupi hari harimu dengan segala pengharapan
Secercah harapan mampu hadir, bahkan di ruangan tergelap
Tenang saja
Kau takkan kehilangan segala perhatianku
Aku hanya menyembunyikannya lebih rapi lagi
Ya, aku mengalah
Aku mengalah karena aku percaya kalau kau memang untukku sejauh apapun kakimu membawa lari
Jalan yang kau tempuh hanya akan membawamu kembali padaku

0 Response to "FIESRA BESARI - KETIKA KUKIRA AKU ISTIMEWA Puisi | LAGULOELAGUE Puisi"
Post a Comment